Investasi bisnis di sektor properti (Hotel Investment) memang sangat menjanjikan, apalagi di Indonesia sebagai negara berkembang, bisnis properti hotel diprediksi masih akan berada di peringkat di atas bisnis investasi lainnya.

Selain itu, pendapatannya relatif besar dibandingkan investasi lainnya, seperti deposito atau reksadana. Laba setiap tahun untuk investasi hotel bisa mencapai 8% hingga 13%, anda tahu. Selain itu, masih banyak keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan sebagai investor properti hotel.

Investasi Hotel yang Menguntungkan

Investasi Hotel yang Menguntungkan

Bagi mereka yang mencari produk investasi, investasi properti memberikan peluang besar

Dalam beberapa tahun terakhir, tren untuk mengembangkan bisnis properti semakin tinggi. Misalnya pengembang Bahlan mulai mengarahkan industri ini ke kategori kondotel. Kondominium ini adalah apartemen bernama kondotel yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan apartemen biasa. Bagi mereka yang mencari produk investasi, investasi properti memberikan peluang besar untuk diupayakan. Hal itu berdasarkan keunggulan investasi properti yang akan memberikan imbal hasil yang besar kepada para pelaku. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, harus dipahami tentang peluang dan tantangan di dalamnya.

Pada 2020, investasi properti semakin baik dari tahun sebelumnya. ini berarti bahwa banyak yang telah mempercayakan modal mereka ke dalam kendaraan ini dan dapat dilihat dari beberapa indikator yang ada. Pertama adalah tentang pertumbuhan Pertumbuhan Produk Domestik atau GDO di kawasan Asia Tenggara, yang berarti bahwa di Indonesia juga telah meningkat. Indonesia memiliki stabilitas yang baik untuk berinvestasi sehingga peluang investasi terbuka lebar bagi investor domestik dan asing. Di sektor properti, terjadi peningkatan investasi sebesar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini adalah kabar baik bagi investor domestik maupun asing.

Sekarang siapa pun dapat MEMBELI PROPERTI, BERINVESTASI DALAM PROPERTI dan MEMBUAT BISNIS BARU. Dengan EQUITY CROWDFUNDING beban berat menjadi lebih ringan. Ingin mendiversifikasi portofolio Anda? coba urun dana atau equity crowdfunding properti di Julizar

Menjalankan Bisnis Investasi Hotel Itu Mudah, bukan?

Menjalankan bisnis Hotel Investment bisa dikatakan mudah. Ini tergantung pada bagaimana Anda mengelola dan juga mempertahankan perjalanan bisnis Anda.

Ada banyak hal yang harus anda pelajari dan perhatikan saat menjalankan bisnis, salah satunya adalah pengelolaan keuangan.

Terkadang, banyak yang masih belum mampu mengelola keuangan bisnis dan pribadi dengan baik. Beberapa dari mereka sering keliru untuk sumber uang yang digunakan untuk kebutuhan bisnis. Untuk meminimalkan semua kemungkinan, akan lebih baik jika Anda memanfaatkan alat yang sering digunakan khusus untuk manajemen keuangan dan perencanaan, seperti aplikasi Keuangan Saya.

Nah, mari kita bahas sejumlah keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan sebagai investor properti hotel, yaitu:

# 1 Nilai Properti Selalu Meningkat

Pada dasarnya, bisnis investasi hotel adalah bisnis properti. Nilai properti yang baik dan terawat dengan baik tentu akan meningkat dari waktu ke waktu. Ini adalah keuntungan pertama dan tentu saja sangat menggoda untuk berinvestasi dalam bisnis hotel.

# 2 Pendapatan Operasional

Investasi bisnis hotel diklasifikasikan sebagai investasi jangka panjang. Mengapa begitu? Karena pengembalian hasil investasi atau yang biasa dikenal dengan ROI (Return of Investment) biasanya berkisar antara 5 hingga 10 tahun dan bahkan bisa lebih dari itu. Setelah dikurangi biaya operasi, jika Anda menginvestasikan Rp 100 miliar dari uang Anda, secara umum, pendapatan tahunan rata-rata adalah Rp 10 miliar. Ini tentu saja tergantung pada klasifikasi dan jenis hotel.

# 3 Dapat Tetap Gratis

Anda, sebagai investor, dapat dikatakan sebagai pemilik hotel, kan? Jadi, Anda dapat menggunakan fasilitas hotel kapan pun Anda mau.

Investasi Bisnis Hotel: Dikelola Sendiri atau Bermerek?

Dari jenis pengelolaannya, ada 2 jenis yang bisa dipilih dan keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Anda dapat mengelola bisnis hotel dengan cara yang dikelola sendiri atau bermerek. Apa perbedaannya, dan kelebihan dan kekurangannya?

Investasi Hotel Manajemen Mandiri

Manajemen diri berarti Anda membangun merek Anda sendiri dan membangunnya dari awal. Berikut kelebihan dan kekurangannya:

Keuntungan dari Investasi Hotel:

Membangun bisnis hotel yang dikelola sendiri tidak perlu membayar biaya waralaba atau biaya manajemen.

Manajemen diri berarti tidak perlu berkonsultasi dengan waralaba (waralaba) dan Anda bertindak sebagai manajer utama.

Kerugian dari Investasi Hotel:

  • Manajemen biasanya dilakukan oleh keluarga dan biasanya kurang profesional.
  • Pengembangan dan pengaturan untuk karyawan juga tidak terstruktur dengan baik.
  • Pendapatan yang diterima hotel masih belum optimal karena pemasarannya tidak tertata sehingga hotel belum terkenal.
  • Tidak memiliki ahli seperti dalam hal pajak sehingga masih ada kelemahan dalam pengelolaannya.
  • Sistem audit masih di bawah standar.

Di mana ada peluang, juga akan ada tantangan

Peluang dan tantangan akan selalu bersatu, terutama di sektor properti. Di mana ada peluang, juga akan ada tantangan yang harus dihadapi agar bisnis ini lebih dikenal dan menarik bagi investor. Sebagai bocoran, investor di Indonesia memiliki pola pikir tentang perumahan dan properti modern jangka panjang, sehingga jika jenis properti sesuai dengan pola pikir dan selera mereka, mereka akan secara otomatis mulai menginvestasikan modal mereka dalam produk-produk ini.

Pemerintah saat ini telah mengeluarkan kebijakan untuk warga negara asing sehingga mereka dapat memiliki properti di Indonesia. Namun, hingga saat ini, peluang yang diberikan pemerintah belum terrespons dengan baik oleh investor asing. Hal ini bisa menjadi peluang besar bagi investor domestik untuk dapat memiliki investasi besar di negaranya sendiri tanpa harus khawatir dengan dominasi warga negara asing di Indonesia.

ARTIKEL TERKAIT