Jenis Tamu di Industri Perhotelan

Jenis tamu yang mengunjungi hotel harus memiliki jutaan kepribadian yang berbeda. Hotel berkualitas bintang tidak hanya diperlukan untuk menyewakan kamar, tetapi juga memiliki banyak fasilitas dan layanan yang dapat ditawarkan. Untuk alasan ini, setiap tamu yang berkunjung harus memiliki tujuan masing-masing dan cara yang berbeda untuk memenuhi apa yang mereka butuhkan.

Umumnya, hal pertama yang diharapkan setiap tamu saat mereka memasuki area hotel adalah mendapatkan cara layanan yang sangat baik. Penting untuk memiliki pengalaman dalam cara menghadapi dan memahami kebutuhan para tamu. Tamu juga dapat meminta informasi tentang layanan yang tersedia, dan merupakan tugas setiap karyawan hotel untuk memberikan apa yang dibutuhkan tamu, bahkan jika tidak berada di area yang mereka miliki keahlian.

Langkah yang salah saat menangani tamu, dapat mengurangi minat dari tamu untuk mengunjungi lagi, dan kemungkinan akan memberikan kesan buruk.

Ini adalah jenis tamu di industri perhotelan yang mungkin perlu Anda ketahui.

Jenis Tamu ‘Anti-Lambat’

tipe tamu

Tamu jenis ini selalu menuntut untuk memenuhi apa yang mereka butuhkan dengan cepat. Biasanya jenis ini tidak akan ragu untuk menghabiskan lebih banyak uang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan untuk segera dipenuhi. Mereka juga tidak akan mengambil alasan apa pun yang mungkin menunda layanan, seperti sistem kesalahan saat mengoperasikan program, atau jumlah staf yang tidak mencukupi untuk menangani layanan.

Untuk menghadapi tipe tamu ini, berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

  1. Teruslah berbicara dengan tamu dengan tenang, tetapi juga hindari basa-basi yang tidak perlu. Ini cukup untuk memberikan informasi yang jelas, tepat dan akurat seperti yang mereka minta.
  2. Jangan menawarkan alternatif. Tamu jenis ini sudah tahu persis apa yang mereka inginkan. Hindari memberikan opsi lain di luar permintaan mereka, kecuali mereka bertanya.
  3. Lakukan apa yang mereka inginkan dengan cepat dan tepat. Eksekusi perlahan dapat menyebabkan tamu lebih kesal, dan akan lebih membuat frustrasi jika permintaan mereka tidak dilakukan dengan hati-hati dan perlu pengulangan dari awal proses.

Jenis Tamu ‘Pencari Perhatian’

Tidak seperti tipe sebelumnya, tamu jenis ini biasanya tidak memiliki tujuan tertentu ketika mereka berkunjung. Jenis ini biasanya menarik perhatian tamu lain dengan cara berpakaian mereka, atau dengan berbicara lebih keras.

Sekarang siapa pun dapat MEMBELI PROPERTI, BERINVESTASI DALAM PROPERTI dan MEMBUAT BISNIS BARU. Dengan EQUITY CROWDFUNDING beban berat menjadi lebih ringan. Ingin mendiversifikasi portofolio Anda? coba urun dana atau equity crowdfunding properti di Julizar

Tamu jenis ini dapat ditangani dengan:

  1. Biarkan mereka bicara. Jenis ini benar-benar suka menceritakan kisah-kisah mereka, apakah tentang pekerjaan, keluarga, prestasi, atau kehidupan pribadi mereka. Hindari menghentikan mereka ketika mereka berbicara, atau membandingkan cerita mereka dengan orang lain. Mereka akan berpikir bahwa Anda adalah jenis orang yang kasar.
  2. Tunjukkan kepada mereka bahwa Anda adalah orang yang ramah dan terbuka lebar. Ini adalah kepribadian yang harus dibutuhkan setiap karyawan, terutama setiap kali mereka berinteraksi dengan tamu secara langsung. Tidak ada yang salah untuk menunjukkan tanggapan Anda ketika tamu jenis ini memberi tahu Anda sebuah cerita. Ini menunjukkan bahwa Anda menyediakan layanan dengan tulus, dan memperhatikan sepenuhnya semua tamu yang datang.
  3. Berikan pendapat Anda ketika mereka bertanya. Tanggapi apa yang mereka katakan, baik dengan memberikan pendapat pribadi, atau memberikan pujian atas apa yang mereka katakan.
  4. Hindari menjadi bodoh. Ini membuat tamu jenis ini merasa tidak dihormati, atau merasa bahwa ada hal-hal yang lebih penting daripada mereka.

Tipe Tamu ‘Perfeksionis’

tipe tamu

Tamu jenis ini akan sangat menguji pengetahuan dan wawasan dari semua karyawan hotel dalam memahami lingkungan kerja mereka. Jenis-jenis ini cenderung memberikan pertanyaan yang sangat rinci sebelum mereka memutuskan jenis layanan apa yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Berikut adalah hal-hal berikut yang harus dilakukan saat berhadapan dengan tipe tamu ini:

  1. Berikan informasi yang mereka butuhkan sesuai dengan fakta tanpa berlebihan. Hindari menggunakan kata-kata seperti, “mungkin..”, “mungkin”, “sejauh yang saya tahu”, atau kata-kata lain yang menunjukkan ketidakpastian.
  2. Tanamkan kepercayaan pada layanan yang mereka minta, seperti jaminan uang kembali, jaminan layanan berkualitas, atau sertifikat dari lembaga terkemuka yang menyatakan keamanan layanan.
  3. Cari tahu seberapa banyak mereka tahu tentang layanan yang mereka minta, sehingga kami dapat memberi mereka informasi lain yang mungkin tidak mereka ketahui. Jenis tamu ini tidak akan dengan mudah memberikan kepercayaan mereka, jadi Anda bertugas untuk membuat mereka percaya.
  4. Hindari tidak percaya diri. Biasanya ini karena kurangnya pengetahuan tentang layanan. Hindari berbicara yang tidak sesuai dengan fakta, dan segera arahkan tamu ini ke stasiun layanan pelanggan, atau tanyakan kepada kolega Anda yang mungkin lebih memahami tentang layanan. Perbedaan informasi yang diterima oleh tamu dari satu karyawan dengan karyawan lain dapat menyebabkan tamu lebih ragu dan membatalkan permintaan mereka.

Jenis Tamu ‘Konservatif’

tipe tamu

Tipe tamu konservatif adalah mereka yang tidak benar-benar menyukai perubahan. Mereka lebih suka sesuatu yang konvensional, dan akrab bagi mereka.

Kepribadian konservatif ini menentukan bagaimana mereka memilih layanan mana yang ingin mereka gunakan. Mereka cenderung memilih layanan yang sudah mereka coba atau gunakan sebelumnya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui saat melayani tamu jenis ini:

  1. Jangan terburu-buru mereka. Beri mereka waktu dan ruang untuk memilih dan memahami opsi di hadapan mereka. Jelaskan secara rinci dan teratur, dan gunakan bahasa umum yang mudah dipahami.
  2. Berikan perbandingan antara layanan yang tersedia dengan layanan yang biasanya mereka gunakan. Dan sekali lagi, hindari menggunakan istilah asing yang sulit untuk mereka pahami.
  3. Jangan terlalu membandingkan layanan yang ditawarkan dengan layanan yang biasanya mereka gunakan, atau bahkan lebih buruk jika mereka menganggapnya sebagai kesan buruk bahwa layanan yang biasanya mereka gunakan sudah kedaluwarsa, atau lebih buruk dari layanan yang ada.
  4. Hindari menyudutkan jenis tamu ini dengan mengatakan hal-hal seperti, “Ini adalah layanan terbaru dan semua orang sudah menggunakannya”, “Layanan itu sudah kedaluwarsa. Sekarang ini adalah layanan canggih terbaru untuk menggantikan yang lama”.
  5. Pastikan mereka untuk mencoba layanan yang belum pernah mereka gunakan, bersama dengan testimonial dari tamu yang telah mencoba, atau jaminan dan keamanan layanan yang ditawarkan.

Setelah selesai dengan apa yang dibutuhkan para tamu, jangan lupa untuk selalu bertanya bagaimana mereka dinilai atau tingkat kepuasan mereka terhadap layanan yang diberikan, sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.

Ini adalah jenis tamu yang biasa ditemukan di industri hotel. Sebagai karyawan yang bekerja di industri jasa, terlepas dari kepribadian dan perilaku tamu yang berkunjung, selalu pastikan untuk bersikap ramah, sopan, dan lincah dalam memenuhi kebutuhan tamu.

 

BACA JUGA: