Faktor utama seperti Investing Hotel di Pantai Kuta dalam membeli properti terletak di lokasinya. Hal ini dikarenakan lokasi tersebut menentukan harga jual dan investasi properti di masa depan. Misalnya Investing Hotel di Pantai Kuta yang merupakan destinasi wisata internasional. Padahal, Bali memiliki target pasar yang luas dalam hal kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik.

Lokasi seperti apa yang harus Anda pilih jika Anda ingin berinvestasi di hotel bintang empat di Pulau Dewata? Pilih lokasi di dekat pantai karena hotel bintang empat yang lokasinya dekat dengan pantai memiliki ciri khas hunian tinggi atau tingkat hunian. Belum lagi tingginya tarif kamar atau tarif kamar hotel per malam.

Berinvestasi di hotel bintang empat

Berinvestasi di hotel bintang empat

Wisatawan mancanegara dan domestik dari 34 provinsi di Indonesia akan memilih lokasi hotel tempat mereka menginap dekat dengan pantai. Apalagi mereka bisa mendapatkan pemandangan laut, kata Marketing Consultant Grand Orange Kuta Beach Hotel.

Investing Hotel di Pantai Kuta semakin menjanjikan

Bali tidak hanya surga bagi wisatawan, tetapi surga bagi investor kondominium hotel. Hal ini dikarenakan penghasilan yang diperoleh dari bisnis rental hotel di Bali semakin menjanjikan.

Jika tingkat hunian atau hunian hotel tinggi, tarif kamar hotel juga tinggi. Pada akhirnya, nilai sewa lebih tinggi, semakin tinggi. “Nilai sewa yang diperoleh, semakin cepat pengembalian modal dilakukan.

Kawasan Pantai Kuta merupakan kawasan bergengsi karena selalu sibuk selama 24 jam dan lokasinya sangat strategis, yakni hanya 15 menit dari Bandara Ngurah Rai. Selain itu, tingkat hunian hotel di kawasan Pantai Kuta rata-rata di atas 75% dan harga kamar per malam sekitar Rp 1 juta per malam. Hal inilah yang membuat bisnis rental hotel di kawasan Pantai Kuta semakin menjanjikan.

Investasi Hotel Bintang Satu

Jumlah investasi yang diperlukan untuk membangun proyek Hotel Bintang Satu dengan 60 kamar diperkirakan sebesar Rp. 30.167.733.062,- yang digunakan untuk membiayai bangunan dan infrastruktur hotel seperti peralatan dan utilitas, kendaraan dan untuk kebutuhan modal kerja. .

Sumber Pembiayaan

Total investasi sebesar Rp. 30.167.733.062,- akan dibiayai dengan modal sendiri sebesar Rp. 10.585.079.406,- atau 35%, sedangkan 65% atau Rp. 19.582.653.656,- akan diperoleh dari kredit bank, yang terdiri dari kredit. Investasi sebesar Rp. 16.857.011.157,- dan kredit modal kerja sebesar Rp. 2,725,642,499, -.

Pembangunan fisik Hotel Bintang Satu hingga siap beroperasi diperkirakan memakan waktu 12 (dua belas) bulan. Selama masa pengembangan proyek, jumlah kredit investasi yang disalurkan bank sebesar Rp 15.200.000.000. Dengan asumsi suku bunga bank terhitung sebesar 16,5% secara tahunan, maka total bunga kredit selama periode konstruksi akan menjadi Rp 1.657.011.157.

KELAYAKAN KEUANGAN

Untuk menentukan kelayakan finansial pengembangan Hotel Bintang Satu ini, beberapa analisis kinerja dilakukan melalui beberapa alat analisis seperti Return on Investment, Return on Equity, Internal Rate of Return, Break Event Point Analysis dan Pay Back Period.

Untuk dapat menilai apakah investasi ini dalam bisnis hotel layak dan dapat menghasilkan laba yang diharapkan di tahun-tahun mendatang, perlu untuk membuktikannya dengan melakukan analisis keuangan menggunakan rasio.

Investing Hotel di Pantai Kuta adalah lokasi nomor satu di Pulau Dewata

Kawasan Pantai Kuta adalah lokasi nomor satu di Pulau Dewata. Kawasan ini menjadi spot surfing favorit dan dikelilingi oleh pusat kuliner, kafe, dan pusat hiburan dari malam hingga pagi hari. Tidak hanya itu, kawasan yang juga terintegrasi dengan Pantai Jimbaran ini menjadi tempat bagi wisatawan untuk menikmati matahari terbenam.

Setelah kesuksesan proyek Puri Sunia Resort dan Puri Sebatu Resort di kawasan Ubud, kini giliran Grand Orange Pandawa Beach Bali yang akan dipasarkan. Grand Orange Kuta Beach Hotel juga merupakan pilihan yang tepat untuk investasi hotel bintang empat.

Harga awal rp 298 juta dengan cicilan 48 bulan tanpa bunga. Lokasinya dekat dengan Beach Walk Mall, Discovery Mall, Hard Rock Hotel, dan Sheraton Hotel. Grand Orange Kuta Beach Hotel dipasarkan dengan unit yang sangat terbatas, hanya 144 unit. Hal yang harus diperhatikan ketika kita berinvestasi di hotel bintang empat adalah jumlah unit.

Jika unit terbatas, dapat dipastikan ketika hotel beroperasi, tingkat hunian akan tinggi. Jika pasokan terbatas dan permintaan tinggi, harga akan selalu meningkat dalam investasi. Berinvestasi di hotel bintang empat berbeda dengan berinvestasi di jenis properti lain karena ada operator yang mengelola dan menyewa hotel.

Biasanya dihitung dari harga kamar dikalikan 365 hari kemudian dikurangi dengan operasional hotel dan bagi hasil kepada investor. Nilai sewa investasi di hotel bintang empat adalah 3 kali lipat dari nilai sewa rumah dan ruko.