Definisi Target Pasar

Target pasar adalah sekelompok orang dengan karakteristik demografis serupa yang ‘ditargetkan’ oleh perusahaan hotel untuk mempromosikan produk dan layanan mereka yang tersedia. Sebuah hotel akan memiliki beberapa fokus target pasar dan tidak ada batasan untuk jumlah tersebut.

Target ini dapat berubah dari waktu ke waktu dan perkembangan teknologi, dan kita harus selalu melihat peluang bisnis untuk tetap eksis di industri hotel dan mampu bersaing dengan kompetitor.

Apa Saja Contoh Target Pasar?

Umumnya, target pasar dapat dibagi menjadi beberapa kelompok.

Misalnya, Divisi Manajemen Hotel bersama dengan Departemen Penjualan dan Pemasaran akan memiliki target pasar:

  • Tamu dari institusi, perusahaan, atau bidang usaha tertentu
  • Turis petualangan, Ekowisata, dan klasifikasi wisata lainnya
  • Tamu asing

Sementara itu, bagi Staf Front Line yang fokus mempromosikan produk dan layanan kepada pengunjung, fokus pasar adalah tamu bisnis, tamu keluarga, tamu individu dan kelompok.

Apa Tujuan dari Target Pasar?

target market

Untuk dapat bersaing dengan badan usaha yang bergerak di bidang serupa, sebuah perusahaan harus menentukan target pasar sehingga promosi lebih tepat sasaran. Berikut adalah tujuan memilih target pasar untuk perusahaan hotel:

  • Permudah untuk menemukan perbedaan layanan antara satu hotel dan hotel lainnya, sehingga Anda dapat merencanakan strategi untuk ‘mengalahkan’ pesaing lain dengan menarik lebih banyak pengunjung
  • Memahami apa yang dibutuhkan, diinginkan, preferensi, dan harapan pelanggan secara lebih mendalam
  • Memotivasi hotel untuk mengembangkan produk dan layanan yang lebih baik dan lebih kreatif
  • Menciptakan promosi yang lebih efektif dan ditargetkan
  • Lebih mudah untuk mengidentifikasi pengunjung, dan untuk menentukan cara melayani tamu dan apa yang tidak boleh direkomendasikan.

Karakteristik Demografis Target Pasar

target market

Karakteristik demografis dapat didefinisikan sebagai karakteristik yang menggambarkan perbedaan dalam masyarakat. Pengetahuan tentang berbagai karakteristik demografis diperlukan untuk mendefinisikan target pasar atau untuk menggambarkan jenis pelanggan potensial yang berada di ‘pasar’.

Sekarang siapa pun dapat MEMBELI PROPERTI, BERINVESTASI DALAM PROPERTI dan MEMBUAT BISNIS BARU. Dengan EQUITY CROWDFUNDING beban berat menjadi lebih ringan. Ingin mendiversifikasi portofolio Anda? coba urun dana atau equity crowdfunding properti di Julizar

Berikut ini adalah kelompok karakteristik demografis yang umumnya digunakan untuk menentukan target pasar dalam industri perhotelan.

Umur

Kategori ini mencakup rentang usia, batas usia minimum atau maksimum, atau tingkat kelompok usia, misalnya bayi, remaja, orang dewasa, lansia. Selain itu, kategori ini memudahkan perusahaan untuk menemukan informasi tentang tren apa yang diminati oleh kelompok usia tertentu.

Gender

Dibagi menjadi laki-laki atau perempuan. Dengan mengetahui jenis kelamin, kita dapat memahami produk dan layanan apa yang cocok dan apa yang tidak cocok. Informasi ini juga membantu pengaturan kamar dan tempat duduk

Status Perkawinan

Informasi dari kategori ini membantu menentukan produk atau layanan apa saja yang dapat ditawarkan, misalnya paket bulan madu, paket keluarga, dan sebagainya.

Tingkat Pendapatan

Kategori ini dibagi menjadi kelas menengah ke bawah, kelas menengah ke atas, dan kelas atas. Mengetahui tingkat pendapatan dari target pasar akan membantu mengutip harga, inklusi paket, kualitas produk dan layanan yang ditawarkan, serta standar keseluruhan suasana dan fasilitas hotel. Hal ini juga membantu memastikan bahwa layanan yang ditawarkan sesuai dengan kisaran anggaran pengunjung.

Kewarganegaraan

Informasi ini membantu mengetahui bahasa mana yang diucapkan tamu, sehingga hotel dapat menyediakan staf yang dapat berbicara bahasa. Selain itu, hotel ini juga dapat memberikan informasi tentang produk dan layanan yang dicetak dalam bahasa asing.

Lokasi Geografis

Beberapa hotel mengembangkan pemasaran berdasarkan lokasi geografis pengunjung.

Misalnya, hotel yang terletak dekat dengan tempat liburan atau pusat suvenir, target pasar sebagian besar adalah pengunjung dari dalam atau luar negeri yang bertujuan untuk berlibur di daerah tersebut. Hotel ini dapat menyediakan layanan, seperti pemandu wisata, layanan fotografi dalam bentuk penyewaan kamera atau pada saat yang sama dengan fotografer, atau layanan transportasi.

Status Ketenagakerjaan

Beberapa hotel mencoba mengidentifikasi status pekerjaan pengunjung mereka, karena berkaitan dengan tingkat pendapatan, serta akses ke kartu kredit yang mungkin mereka miliki. Status ketenagakerjaan dibagi menjadi kategori bekerja dan tidak bekerja. Kategori ini umumnya digunakan untuk membantu setiap pengunjung untuk terus menikmati layanan yang tersedia, namun tetap ramah anggaran.

Transportasi yang Digunakan

Informasi ini diperlukan untuk menyiapkan pilihan transportasi (mobil, bus, atau sepeda motor) yang mungkin dibutuhkan pengunjung untuk rekreasi, penjemputan atau pengantaran pengunjung dari bandara, dan sebagainya. Banyaknya jenis transportasi yang digunakan juga dapat membantu hotel untuk membangun kerja sama dengan penyedia transportasi.

Media Yang Digunakan

Hotel perlu mengetahui media yang paling sering digunakan, misalnya TV, internet, koran, untuk memfasilitasi pemilihan media iklan. Ada jenis yang lebih suka iklan di TV, atau yang lebih sering mengakses informasi promosi dengan internet, dan juga ada yang lebih suka promosi langsung.

Hal ini bertujuan untuk menentukan media mana yang memiliki pengaruh paling besar, sehingga aktivitas pemasaran dengan media-media tersebut dapat dimaksimalkan.

Metode Pembayaran Yang Disukai

Ada yang memilih jenis pembayaran tunai, atau memilih menggunakan transaksi non tunai seperti kartu debit atau kredit. Kemajuan teknologi telah mendorong semakin banyak perusahaan untuk mengembangkan berbagai metode pembayaran untuk menyederhanakan proses pembelian.

Hal ini perlu diketahui oleh pihak hotel agar dapat memberikan pelayanan yang memuaskan, seperti dengan menerima berbagai jenis kartu atau menyediakan fasilitas penukaran uang di hotel. Selain itu, hotel juga dapat berkolaborasi dengan perusahaan seperti Bank atau penyedia layanan pembayaran, untuk menarik pengunjung dengan menawarkan diskon atau cashback jika pengunjung menggunakan salah satu metode pembayaran tersebut.

Mengetahui karakteristik demografis pengunjung akan membantu menentukan harga apa yang ditawarkan, paket apa yang dapat dipromosikan, dan preferensi lain mengenai produk dan layanan.

Manfaatkan Penentuan Target Pasar dengan Benar

target market

Setelah mengetahui tujuan utama dari target pasar, serta karakteristik demografis dari target pasar, selanjutnya adalah manfaat yang bisa diperoleh hotel dengan menentukan target pasar. Manfaat ini tidak hanya untuk hotel sebagai penyedia produk dan layanan, tetapi juga bagi pengunjung.

Berikut adalah manfaat menentukan target pasar.

  • Mampu Menemukan Apa yang Dibutuhkan Tamu

Hal ini dapat dilakukan dengan mendistribusikan kuesioner, melakukan survei, dan melakukan focus group discussion. Sehingga hotel dapat secara akurat memenuhi keinginan pengunjung, daripada mengembangkan atau menciptakan sesuatu hanya berdasarkan asumsi bahwa produk dan layanan ini akan dicintai oleh pengunjung.

  • Proses Penjualan Lebih Cepat

Produk dan layanan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pengunjung sebagai target pasar, akan membantu proses penjualan berlangsung lebih cepat. Ketika pengunjung telah menemukan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, mereka cenderung membuat keputusan pembelian lebih cepat dan berpotensi menjadi pelanggan

  • Penjualan yang Lebih Menguntungkan

Target pasar yang tepat sebagian besar akan mendatangkan pengunjung yang bersedia membayar lebih untuk produk dan layanan yang mereka dapatkan, karena apa yang ditawarkan cocok atau bahkan melebihi harapan dan preferensi mereka. Pengunjung ini akan merasa bahwa biayanya sepadan dengan apa yang mereka dapatkan.

  • Pangkas Biaya dan Sumber Daya Produksi

Memproduksi produk dan layanan yang diinginkan target pasar lebih baik daripada membuang-buang sumber daya untuk menghasilkan hal-hal yang menurut kami mungkin disukai pengunjung.

Ini berarti bahwa hotel dapat menghemat lebih banyak waktu dalam memproduksi produk dan layanan, dan mengurangi nilai kerugian jika produk dan layanan harus dijual dengan harga yang lebih rendah, atau tidak lagi menarik bagi pengunjung.

  • Fokus Pada Produksi Produk dan Layanan

Beberapa hotel merasa bahwa mereka dapat memenuhi semua keinginan pengunjung. Ini adalah hal yang positif, tetapi dapat berubah menjadi kekacauan jika tidak diisi dengan itu.

Akan lebih baik jika sebuah hotel menentukan satu fokus utama dalam menciptakan produk dan layanan, sesuai dengan target pasar. Tujuannya agar produk dan layanan terus berkembang. Tidak perlu menjadi ahli di semua bidang, itu cukup untuk menjadi ahli dalam satu layanan dan tetap konsisten untuk menjaga kualitas.

  • Mengurangi Kemungkinan Pesaing

Dalam ekonomi pasar bebas ini, bisnis baru akan memasuki pasar ketika mereka merasa ada keuntungan yang harus dilakukan. Dengan kata lain, ketika sebuah hotel berhasil menunjukkan dan mengidentifikasi pasar atau tren baru yang menguntungkan, pesaing dapat meniru dan memanfaatkan peluang yang telah diciptakan.

Namun, jika target pasar telah tumbuh secara signifikan dan konsisten mempertahankan kualitas layanan untuk target pasar itu, pesaing akan menyadari bahwa tidak ada kesempatan bagi mereka untuk mencapai tingkat yang sama, dan perlahan-lahan memilih untuk menciptakan pasar mereka sendiri atau menarik diri dari kompetisi.

BACA JUGA: