Berinvestasi dalam Bisnis Hotel. Tren investasi dalam bisnis jasa hotel telah tumbuh secara signifikan, sejalan dengan perkembangan gaya hidup konsumen, yang mempengaruhi kondisi pasar. Maraknya hotel di berbagai kelas telah mempengaruhi margin dan keuntungan pemain di sektor ini. Jadi diperlukan strategi yang akurat untuk mengembalikan modal yang diinvestasikan sesuai dengan kerangka waktu.

Dari indikator perubahan ini, saya membuat seminar tentang Revolusi Bisnis Hotel. Sementara itu, untuk menjaga pasar, pemilik bisnis hotel yang ada perlu membuat model bisnis baru, jika ingin terus mengalami peningkatan okupansi. Di Solo, semakin banyak hotel, semakin produktif, okupansi menurun. Seperti di Kota Solo saat ini, untuk bintang empat saya prediksi return on investment bisa lebih dari 15 tahun.

Berinvestasi dalam Bisnis Hotel: Berinvestasi cerdas di gedung hotel

Adapun cerdas, berinvestasi di hotel membangun hotel tidak lebih dari enam bulan dan BEP selama kurang dari lima tahun. Menjalankan bisnis Hotel Investment bisa dikatakan mudah. Ini tergantung pada bagaimana Anda mengelola dan juga mempertahankan perjalanan bisnis Anda.

Hal ini terlihat dari banyaknya investor yang berlomba-lomba mendapatkan keuntungan dari investasi hotel. Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari berinvestasi di bisnis hotel, dan manfaat ini bisa didapatkan secara rutin. Ada banyak hal yang harus anda pelajari dan perhatikan saat menjalankan bisnis, salah satunya adalah pengelolaan keuangan.

Pilih Lokasi Strategis

Lokasi yang baik akan sangat menguntungkan karena dapat mengundang banyak penyewa. Tempatkan diri Anda sebagai penyewa hotel. Tentu saja Anda ingin menyewa hotel yang berlokasi strategis, di tengah kota yang sangat mudah dalam hal jajaran transportasinya.

Berikut ini adalah deskripsi lokasi yang bisa Anda pertimbangkan, termasuk:

  • Lokasi hotel yang strategis dekat area perbelanjaan atau food court atau supermarket.
  • Lokasi hotel mudah diakses oleh kendaraan bermotor (roda dua dan roda empat) dan transportasi umum.
  • Akses parkir yang luas dan mudah.
  • Lokasi hotel tidak berada di daerah rawan banjir
  • Lokasi hotel yang tidak dekat dengan pemakaman atau tanah wakaf.
  • Bukan lokasi sengketa lahan atau kasus yang pernah terjadi.

Belanja Perlengkapan Hotel

Jika Anda membangun bisnis investasi hotel ini dengan cara yang dikelola sendiri, untuk memaksimalkan anggaran Anda, Anda dapat berbelanja untuk setiap barang yang Anda butuhkan untuk peralatan hotel sendiri.

Anda tidak harus berdiri oleh pihak ketiga seperti konsultan. Hal ini tentu saja akan memberikan tekanan yang jauh lebih besar pada anggaran jika dibandingkan dengan menggunakan pihak ketiga. Tapi ingat, bukan hanya karena ingin mengurangi anggaran, Anda tidak memperhatikan kualitas barang yang akan Anda beli. Kualitas penting! Hal ini untuk menarik perhatian dan minat pelanggan.

Sekarang siapa pun dapat MEMBELI PROPERTI, BERINVESTASI DALAM PROPERTI dan MEMBUAT BISNIS BARU. Dengan EQUITY CROWDFUNDING beban berat menjadi lebih ringan. Ingin mendiversifikasi portofolio Anda? coba urun dana atau equity crowdfunding properti di Julizar

Persiapan Pembukaan Hotel

Dalam hal ini, Anda perlu mempekerjakan para ahli, termasuk pakar perekrutan karyawan, membuat Prosedur Operasi Standar atau SOP, pelatihan atau pelatihan, dan sebagainya.

Berinvestasi dalam bisnis hotel itu menyenangkan, selama Anda mempertimbangkan ini. Setiap bisnis juga merupakan investasi, tidak dapat segera terdegradasi ketika kami memiliki orang-orang tepercaya yang ahli di bidangnya. Perlu ada pengawasan yang dilakukan secara khusus dan langsung oleh pemilik resmi usaha, yaitu Anda.

Jika Anda hanya melihat hasil, maka tidak ada gunanya untuk menjalankannya karena, hasil selalu sejalan dengan proses. Tetap berhati-hati dan serius saat menjalankannya.

Investasi dalam pengembangan hotel atau Investing in a Hotel Business di Indonesia berada di peringkat ketiga di Asia, dengan total investasi pada tahun 2012 mencapai US$ 869,8 juta. Pemerintah mendorong investor hotel untuk berinvestasi di Indonesia untuk menerapkan konsep green hotel. “Indonesia saat ini berada di peringkat ketiga di Asia dalam hal pengembangan hotel. Ini adalah fakta bahwa kami diminati untuk tujuan investasi di sektor perhotelan. Meskipun bukan satu-satunya, Indonesia saat ini menjadi salah satu tujuan investasi utama bagi hotel dan restoran yang disukai oleh investor.

Hotel siap buka saat new normal, jadi ubah sistem check-in, seperti apa?

Berinvestasi di Bisnis Hotel dan resor dalam kondisi krisis akibat wabah corona, terpaksa menghentikan operasionalnya sementara atau permanen. Bahkan di tengah masa hidup baru (new normal) mereka masih akan mengalami kesulitan karena tingkat hunian yang rendah. Menurut data GDP Venture, ada 737 hotel yang tutup/tutup sementara, tersebar di Jawa Barat (304), Bali (170), Yogyakarta (98), Nusa Tenggara Barat (75), dan DKI Jakarta (90).

Sesuatu yang serupa terjadi di Amerika Serikat. “Hotel telah kehilangan lebih dari 25 miliar dolar AS sejak merebaknya corona, 70% karyawan hotel terkena PHK atau cuti. Ketika negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, bersiap untuk menerapkan pesanan kehidupan baru, perusahaan hotel mulai mempersiapkan diri. Sejumlah nama besar, seperti: Marriott, Best Western, Hilton, dan Hyatt Hotels telah berkomitmen untuk mematuhi pedoman kesehatan AHLA; mulai dari check-in nirsenting, hingga standar dan protokol pembersihan baru.

ARTIKEL TERKAIT